RAHASIA TENANGNYA HATI

Semua orang di dunia ini pasti menginginkan hati yang selalu tenang dalam menghadapi kehidupan. Dengan hati yang tenang, seseorang dapat menghadapi tekanan dan tantangan kehidupan dengan lebih baik. Ketenangan hati membuat seseorang lebih mudah menerima nasihat dan mengikuti aturan. Kondisi masyarakat saat ini membuat kita sangat membutuhkan ketenangan hati. Terkadang seseorang merasa stress karena beragam tuntutan dari lingkungan. Masyarakat di era modern saat ini sering menuntut seseorang untuk menjadi seperti apa yang mereka inginkan. Sedangkan yang mereka inginkan seringkali berbanding terbalik dengan keinginan seseorang itu sendiri. Tak jarang hal ini membuat beberapa orang merasa tertekan karena merasa dituntut dan dipaksa menjadi yang orang lain inginkan. Lalu bagaimana cara untuk memperoleh ketenangan hati? Dalam islam diajarkan untuk selalu berdzikir agar hati merasa tenang. Dzikir merupakan upaya mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan mengingat nama Allah dan keagungan-Nya. Seorang muslim akan merasa tenang dengan senantiasa mengingat Allah.

Makna dan Manfaat Dzikir

Ditinjau dari segi etimologi dzikir berarti mengingat. Jika ditinjau dari segi terminologi dzikir merupakan suatu amalan dalam mengingat Allah dan keagungan-Nya, yang meliputi hampir semua bentuk ibadah dan amalan. Allah SWT telah menyebutkan bahwa dengan mengingat Allah, maka hati akan menjadi tenang. Hal ini terdapat pada Q.S Ar-Ra’du [13]: 8.

الَّذِينَ آمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ أَلا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ

Artinya: “Orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan berzikir (mengingat) Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram” (Q.S Ar-Ra’du [13]: 28). Beberapa manfaat dzikir dalam kehidupan sehari-hari diantaranya adalah sebagai berikut.
  • Menenangkan hati dan pikiran
  • Mendekatkan diri kepada Allah SWT
  • Membantu mengurangi stress dan rasa cemas
  • Menguatkan iman dan kepercayaan diri

Jenis-jenis Dzikir

1. Dzikir lisan Dzikir jenis ini sudah cukup familiar di kalangan umat muslim. Dzikir lisan yaitu berdzikir atau mengingat Allah dengan menyebut kalimat dzikir melalui lisan. Contoh kalimat yang sering diucapkan ketika berdzikir adalah subhanallah, alhamdulillah, allahu akbar, dan astaghfirullah. Dzikir lisan diucapkan dengan penuh penghayatan dan merasa rendah di hadapan Allah SWT. 2. Dzikir hati Dzikir dalam hati maksudnya yaitu dengan cara bertafakur terhadap ayat-ayat Allah, baik ayat dalam al-qur’an maupun ayat atau tanda kebesaran Allah yang terlihat di bumi sehingga timbul pikiran bahwa Allah Maha Kuasa. 3. Dzikir perbuatan Dzikir perbuatan yaitu menjadikan kegiatan sehari-hari sebagai bentuk mengingat Allah SWT. Contoh dzikir perbuatan dapat berupa melaksanakan ibadah fisik seperti sholat, zakat, atau sedekah.

Dzikir dalam Aktivitas Sehari-hari

Dalam kegiatan sehari-hari, jadwalkan waktu khusus untuk dzikir, contohnya seperti, setelah sholat, sebelum tidur, atau saat anda dalam perjalanan menuju sekolah atau tempat kerja. Selain itu dzikir juga dapat dilakukan saat mengerjakan pekerjaan rumah atau saat melakukan kegiatan lainnya. Dalam hal ini dzikir yang dapat dilakukan adalah dzikir dengan hati. Di era digital seperti saat ini banyak kemudahan yang dapat kita peroleh salah satunya dalam berdzikir. Terdapat beberapa aplikasi yang dapat mengingatkan kita untuk berdzikir. Manfaatkan aplikasi dzikir digital untuk memudahkan kita dalam mengingat Allah SWT.

Kesimpulan

Dzikir merupakan hal yang sangat penting dalam proses memperoleh ketenangan hati. Dengan berdzikir atau mengingat Allah SWT hati akan merasakan ketenangan yang sesungguhnya. Selain itu berdzikir juga dapat membantu mengatasi stress. Dzikir merupakan amalan yang utama dengan ganjaran yang luar biasa. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk senantiasa membiasakan dzikir dalam kehidupan sehari-hari. Semoga kita dapat memperoleh kete